13 Sikap untuk Seks Super

Posted on 27 September 2009

0


Semua nasihat tentang kekuatan berpikir positif dalam kehidupan juga berlaku dalam seks. Sikap (attitude) adalah posisi mental yang diambil seseorang dalam menghadapi suatu fakta. Sikap dapat positif atau negatif. Dalam seks, seperti pada situasi lainnya, sikap positif akan meningkatkan diri Anda, dan sikap negatif menimbulkan efek sebaliknya.

Apakah Anda ragu bahwa mengubah sikap benar-benar dapat mengubah kehidupan seks Anda? Bandingkan sikap seks Anda sendiri dengan hal berikut. Jika Anda memiliki sikap negatif, ubahlah. Jika Anda pernah berpikir, misalnya, “Istri saya tidak pernah mencapai orgasme selama hubungan seks karena ia frigid” — gantilah dengan pikiran, “Saya dan istri saya dapat belajar bersama-sama tentang apa yang ia perlukan untuk mencapai orgasme selama berhubungan seksual.”

Sikap yang tepat akan memberi energi bagi diri Anda, dan tindakan positif segera akan mengikuti pikiran yang positif.

Berikut ini 13 sikap untuk seks super, yang ditulis ahli terapi seks Joel D. Block. Ph.D dalam buku Secrets of Better Sex

Pengetahuan
Pengetahuan adalah kekuatan seksual. Sebagian masyarakat mempercayai hal yang keliru tentang seks. (Misalnya, wanita yang tidak mencapai orgasme saat hubungan seksual adalah frigid. Pria yang ejakulasi cepat memiliki masalah keintiman. Pria yang kehilangan ereksinya pada saat bercinta adalah marah kepada pasangannya, dan sebagainya). Tidak adanya informasi seksual dan misinformasi jelas akan menimbulkan kesalahpahaman, melukai perasaan, dan menurunkan kenikmatan seksual.

Keberanian
Seks memerlukan sedikit keberanian. Jangan biarkan rasa takut dan malu membatasi perilaku seks Anda. Rasa takut akan kegagalan, terlihat “tolol,” atau tidak dapat memenuhi harapan sendiri atau pasangan Anda, dapat menghentikan pasangan mencoba teknik baru dan mencoba posisi yang berbeda atau meminta jenis percintaan yang mereka inginkan.

Kebebasan
Kebebasan seksual adalah kebebasan dari tirani “harus”. Seks adalah tentang “keinginan,” bukan “keharusan.” Apa yang Anda dan pasangan Anda inginkan? Itu yang menjadi masalah, bukan apa yang Anda pikir harus Anda inginkan.

Keterlibatan
Kepuasaan yang paling tinggi terjadi karena keterlibatan dengan pasangan Anda. Jika Anda terlalu sibuk memperhatikan potensi dan kepuasan Anda sendiri, Anda tidak akan mampu terlibat dalam pengalaman seks yang menyenang kan.

Kepercayaan
Seks yang terbaik terjadi jika dua orang merasa cukup aman satu sama lainnya untuk menjadi lemah. Untuk mengatasi penghalang, hampir setiap orang memerlukan keyakinan bahwa dirinya diterima secara penuh oleh pasangannya.

Keseluruhan
Dalam seks, seperti dalam kehidupan, mereka yang mampu dan berbagi akan meningkatkan pengalamannya sendiri dan pasangannya.

Komunikasi.
Jika Anda mengatakan apa yang Anda inginkan secara akurat tanpa menyebabkan sakit hati, Anda adalah komunikator yang efektif. Hal tersebut mungkin jauh lebih penting di tempat tidur dibandingkan di tempat lain.

Konteks cinta.
Seks yang paling memuaskan terjadi jika pasangan mencintai satu sama lain.

Kemauan mencari bantuan
Kadang-kadang pasangan mengalami kesulitan seksual yang tidak dapat mereka atasi sendiri. Jangan biarkan masalah tersebut merusak hubungan Anda, pasangan dengan sikap yang baik akan mencari bantuan profesional untuk mendapatkan pemecahan masalah.

Kesehatan yang baik.
Rawatlah diri Anda dalam setiap bidang kehidupan, termasuk seks. Jika Anda merasa sehat, Anda merasakan segala hal secara lebih menyenangkan dibandingkan saat Anda sedang sakit atau mengalami gangguan fisik. Sebagian gangguan fisik tidak dapat dihindari. Tetapi kebiasaan pribadi yang baik akan meningkatkan kemampuan Anda untuk tetap sehat.

Egalitarianisme.
Seksisme menempatkan orang dalam kategori simplistik dan terbatas. (Pria harus memulai seks. Wanita harus bersikap pasif, dan sebagainya). Sikap seks yang sempit akan membatasi pengalaman erotik.

Sensualitas.
Seks jauh lebih menyenangkan dibandingkan orgasme. Ini adalah proses erotik yang dapat dinikmati pada tiap stadium/tahapan. Jika kedua pasangan terpusat pada kenikmatan sensual, mereka mengalami seks secara lebih lengkap.

Humor.
Kita sering menganggap seks terlalu serius. Seks seharusnya menyenangkan, dan kadang-kadang lucu. Pasangan yang dapat tertawa terhadap momen yang keliru akan menderita lebih sedikit kecemasan dibandingkan orang yang tidak.

Sumber: Senior

Posted in: Tips