Testosteron tentukan pria ‘nakal’ atau tidak

Posted on 24 September 2009

0


Wanita yang tertarik ingin tahu apakah suami mereka suka berkeliaran, bisa mengetahuinya dengan melihat tingkat testosteron suami mereka.

Pada burung, tingkat hormon jantan rendah mempengaruhi kesetiaan burung tersebut dibandingkan dengan yang tinggi yang nampaknya lebih suka berkeliaran di lapangan. Hal yang sama mungkin saja terjadi pada manusia.

Para ilmuwan di Universitas Harvard menemukan bahwa pria menikah yang lebih banyak menghabiskan waktu dengan keluarga di rumah memiliki tingkat testosteron rendah dibandingkan mereka yang masih bujangan.

Ketika antropolog Peter Gray dan rekan-rekannya mengukur tingkat testosteron 58 pria, mereka menemukan bahwa tingkat hormon testosteron turun di pagi hari. Tetapi penurunan nampak nyata pada pria menikah dibandingkan yang masih bujangan.

“Dan seorang ayah nampaknya menunjukkan perbedaan yang dramatis dibandingkan pria yang tidak menikah,” kata Gray dalam majalah New Scientist. Apalagi seorang ayah yang setia kepada keluarga, biasanya merekalah yang tingkat testosteronnya paling rendah.

Gray percaya bahwa hal ini bisa saling mempengaruhi. Pria yang tingkat hormon testosteronnya rendah menghabiskan waktu bersama keluarga dan menjadi seorang pria yang setia pada keluarga mungkin bisa merendahkan tingkat hormon jantan mereka.

Di masa mendatang, Gray merencanakan penelitian terhadap pria yang terpisah dari istri mereka, tetapi sama-sama mendapat hak mengasuh anak mereka bersama untuk memisahkan dari dampak pernikahan dengan masalah pengasuhan.